Curhat Teh Ninih dan Aagym di Radio Rabu, 6 Desember 2006
Posted by novaku in Islamic.trackback

MQFM
5 Desember 2006, 5:00
Dari Batam,
Dengan tema “Wanita Penyejuk Hati“
Hari ini Teteh Ninih yang bertausiah, tetapi sebelum teteh bertausiah beliau meminta kepada moderator acara untuk mengumandangkan lagu nasyid yang berjudul “Siti Khodijah“. Dan berkumandanglah lagu tersebut…….
Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,
Alhamdulillah sekarang Teteh ada di Batam mendampingi Aa berdakwah, beberapa bulan ini teteh merenung tentang perjuangan Rosul pada jamannya dan teringat sosok wanita yang terpilih, mulia dan dikagumi oleh kekasih Allah yaitu Rosul beliau adalah Siti Khodijah. Bagaimana perjuangan Rosulullah ketika dimusuhi, terancam nyawanya tetapi ada sosok seorang wanita yang sangat bersih hatinya, wanita yang sangat lembut beliau adalah Siti Khodijah. Teteh bercita-cita pengen seperti Siti Khodijah walaupun ternyata tidak mudah tapi karena bertekad akan sosok wanita yang harus kita idolakan sosok wanita yang dijamin mendapatkan surga karena kebersihan hatinya, karena keikhlasannya, maka Teteh ingin seperti Siti Khodijah.
Teteh terus berjuang semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT dan berterimakasih kepada seluruh SMS yang masuk kepada Teteh atas nasehat, doa, mitovasi, yang telah diberikan disaat ujian menimpa keluarganya. Atas kejadian-kejadian ini Allah telah membukakan hikmah terutama kepada Teteh pribadi juga untuk Aa dan keluarga semua. Teteh berjuang untuk menjadi seorang wanita yang tangguh, yang ikhlas. Subhanalloh saat ini Aa sedang diuji oleh cacian dan makian, Teteh jadi membayangkan dulu pada jaman Rosululloh apa yang menimpa Aa tidak seberat apa yang menimpa jaman Rosululloh dulu dimana disebut gila, terancam nyawanya dan banyak yang ingin membunuhnya dan ternyata Siti Khodijah adalah seorang istri yang sangat membela, melindungi dan bahkan hartanya digunakan untuk kepentingan umat. Pada jaman sekarang Aa hanya dicaci, dihina, tetapi tidak ada yang akan membunuh Aa berarti ini kesempatan untuk Teteh pribadi untuk selalu menguatkan seperti apa yang dilakukan oleh Siti Khodijah, secara hati nurani Teteh tidak ridho suami diperlakukan seperti itu, tetapi inilah kesempatan bahwa apapun yang terjadi tidak lepas dari ijin Allah pasti ada hikmahnya.
Itulah yang ingin Teteh curhatkan kepada para pendengar dan Teteh membutuhkan doa terus kepada para pendengar yang setia mendengarkan radio ini setiap pagi untuk terus dibimbing oleh Allah SWT dan Aa semakin terjaga akan kehormatannya. Pagi ini Teteh agak curhat-curhatan kepada pendengar sekalian, ini adalah kejadian yang sangat tidak diduga tetapi kalau kita yakin bahwa setiap kejadian ada pada genggaman Allah dan ternyata hanya orang-orang yang memiliki keyakinan kepada Allah yang akan tenang menghadapi apapun.
Ternyata setelah Teteh telusuri dari kejadian ini, Aa tidak bermaksud untuk menyakiti Teteh hanya Teteh yang belum siap untuk menerima apa yang ditakdirkan Allah ini. Teteh pernah baca pada satu buku bahwa ada satu Sahabat yang bertanya kepada Rosululloh : “Ya Rosul engkau begitu sayang kepada Siti Aisyah, Siti Aisyah cantik, cerdas dan solehah tetapi kenapa engkau tetap menikah lagi??” Jawab Rosululloh “Inilah sayangnya aku kepada Siti Aisyah“.
Setelah dipelajari bahwa disana teruji sebagai seorang wanita bagaimana menjadi seorang wanita yang belajar membersihkan hatinya.
Mudah-mudahan dengan syair lagu yang sebelumnya dikumandangkan dapat menggugah kaum ibu dan kaum wanita umumnya untuk bisa setegar dan selembut Siti Khodijah, jangan seperti wanita yang seperti istri Abulahab yang bernama Ummu Jamil yaitu wanita yang senang menghasut dan bekerjasama dengan suaminya sehigga ditulis adalah Al-Qur’an surah Al Lahab.
Yuk sekarang kepada diri Teteh sendiri dan kepada Muslimah umumnya yuk sama-sama kita evaluasi jangan-jangan kita ini agak mirip dengan Ummu Jamil senang sekali menginformasikan berita-berita yang kurang baik atau bahkan menjadi fitnah, yuk kita sama-sama menahan diri disaat kita mau berbicara sesuatu apakah ini kebenaran atau kebathilan, kalau memang kebathilan, tahan.
Dari beberapa penelepon :
- Dari : Ibu Ummu Yassin asal Cilacap, ingin memberikan masukan lebih ke pendengar Insya Allah. Ini adalah perjuangan yang berat tetapi akan menjadi ringan jika kita lebih dekat kepada Allah. Untuk seluruh pendengar itu untuk apa meributkan satu hal yang ternyata pada AL-Qur’an saja diperbolehkan, tinggal kita bagaimana kita menata hati dan menata penyampaian kita. Untuk Aagym semoga bisa menerapkan konsep adil yang sebenar-benarnya kepada keduanya.
- Dari : Pa Mahendra asal Solo, Aa Teteh selamat saya berhasil bahwa Anda berdua telah memberikan contoh salah satu hukum Allah yang kita yakini kebenarannya. Saya yakin Anda tidak mengharap suatu pamrih apapun dan hanya semata-mata mengharap ridho Allah. Dalam surat Annisa ayat 129 sudah menjelaskan tentang hal itu, dan Teh Ninih dan Teh Rini bisa mengerti betul akan isi dari ayat tersebut sehingga bisa menyikapi kelebihan dan kekurangan Aa dengan penuh berserah diri kepada Allah dan ridho untuk menerimanya.
- Dari : Ibu Tini asal Bekasi, jangan sampai Teh Ninih berubah fikiran hanya Allah yang bisa menolong Teh Ninih buktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa Teh Ninih kuat tidak akan lepas dari niat Teh Ninih. Tetapi menyayangkan akan perilaku Aagym dikarenakan apa yang diminta oleh Aagym kepada masyarakat umumnya mau dilakukan dan masyarakat sebenarnya butuh serang figur yang dapat menjadi contoh, jadi seluruh masyarakat bisa dikatakan memfigurkan Aagym dan ingin membangun masyarakat Indonesia, tetapi kenapa pada saat itu ada ujian yang sangat berat yang dirasakan oleh sebagian kaum wanita. Saat ini masyarakat mulai terpecah ada pro dan ada yang kontra bagaimana menyatukan mereka kembali.
- Dari : Pak Yani asal Cianjur, mohon bab poligami ini dibahas dilain kesempatan yang lebih baik, karena masih banyak pekerjaan, tantangan dan masih banyak membutuhkan ilmu dari Aa dan Teteh. Disegerakan menutup pembicaraan mengenai ini dikarenakan susah untuk diakhiri. Aagym menjawab : Aagym dan Teh Ninih sangat setuju sekali karena ini hanya berhubungan dengan keluarga pribadi dari Aagym dan Teh Ninih. Aa tidak mempromosikan poligami tetapi inilah yang bisa menjadikan kualitas keyakinan keimanan yang kami yakini bisa lebih meningkat. Aa menutup materi poligami pada hari ini dan Aa sudah agak lelah membicarakan mengenai ini dan mulai hari ini hari terakhir tentang materi ini dan mulai besok kita berdisiplin untuk menahan untuk membicarakan materi ini dan menginjak ke materi lainnya.
- Dari : Ibu Nining asal Bekasi, memiliki pendapat yang berbeda dari yang lain karena nakhir-akhir ini Aagym seperti terkultuskan oleh penggemar atau umat ya? Aagym menjawab : kejadian ini menjadi evaluasi diri mengenai dakwah yang dilakukan oleh Aa apakah membuat para pendengar lebih cinta kepada Allah ataukah cinta kepada figurnya itu sendiri. Rupanya dakwah Aa tidak begitu berhasil karena lebih menyukai kepada figur.
Penutup dari Teh Ninih silahkan para pendengar buka surat At Taubah ayat 51 dengan isi :Katakanlah: “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah untuk kami. Dialah Pelindung kami, dan hanya kepada Allah orang-orang yang beriman harus bertawakal.”









asalamualaikum……………
bolehkah saya curhat dan minta saran pada Anda tentag mslh sy?
boleh.. apa yang bisa saya bantu???? mudah2an saya bisa