jump to navigation

GAGAL DAN SUKSES Minggu, 10 Desember 2006

Posted by novaku in you MUST read.
trackback

Dalam kehidupan manusia selalu menyertai dalam dirinya yang namanya gagal dan sukses. Semakin kita diberi amanah oleh Allah SWT., berupa umur panjang yang kelak akan kita pertangungjawabkan dihadapan-Nya, maka semakin banyak kegagalan dan kesuksesan yang menyertai kita hingga ajal memanggil.Sebenarnya sejak kapan manusia itu mengenal gagal dan sukses? Ini adalah merupakan pertanyaan mendasar yang harus kita pahami masing-masing dalam diri kita, sehingga akhirnya dapat menyikapi dengan arif gagal dan suksesnya di dalam menjalani kehidupan ini. Secara sederhana gagal dan sukses itu pada hakikinya dimulai sejak manusia mengenal / mempunyai keinginan / hasrat dalam dirinya. Orang dikatakan gagal apabila keinginan / hasratnya tidak terpenuhi / terwujudkan sehingga timbul yang namanya sedih bahkan terkadang prustasi dan sikap negative lainnya yang secara tidak sengaja, lambat-laun dapat merusak komponen-komponen di dalam tubuhnya. Sedangkan orang sukses apabila keinginan / hasratnya terpenuhi / terwujudkan sehingga timbul rasa senang dalam dirinya.

Pada prinsipnya Allah SWT., telah memberi kita rel/jalan (rezeki) masing-masing dalam menjalani kehidupan ini, tinggal kitanya sebagai lokomotif mau berjalan apa tidak, mau cepat atau lambat, maka kitalah yang mengaturnya, sebagaimana firman Allah SWT. , QS Al- Anfaal [8] {53}: (“…. Sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang Telah dianugerahkan-Nya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa-apa yang ada pada diri mereka sendiri….”).Oleh karena itu jangan sedih / takut karena gagal dan jangan senang dulu kalau sukses. Ingat gagal dan sukses itu merupakan suatu rangkaian di dalam perjalanan kehidupan kita yang harus kita jalani, tinggal bagaimana kita menyikapinya agar kita berhasil menjalani keduanya.

Sikap yang terbaik dalam menghadapi gagal dan sukses adalah kita biasa aja / apa adanya. Dimana waktu gagal jangan terlalu sedih justru menjadi penyulut bara api karena yakinlah dibalik kegagalan adalah kesuksesan. Dan diwaktu sukses jangan terlalu senang, justru seharusnya membuat persiapan diri, karena dibalik kesuksesan adalah kegagalan. Jadi gagal dan sukses itu merupakan dua sisi mata uang yang tidak bisa terpisahkan, dimana jika salah satu sisi mata uangnya hilang, maka tiada berharga lagi uang tersebut. Jadi kenapa sedih / takut kalau gagal dan kenapa senang kalau sukses? Biasa sajalah.Alangkah baiknya dalam menghadapi gagal dan sukses dalam kehidupan kita ini, semaksimal mungkin bersikap sebagai berikut :

  • Sabar, baik dalam keadaan gagal dan sukses sikap sabar harus selalu ditunjukkan, karena Allah SWT. Tidak akan memberi beban / cobaan kalau hambanya tidak sanggup. Sebagaimana tertulis dalam QS. Al- Baqarah [2] {286}: (“…. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….”). Dan juga dalam QS. Al- Baqarah [2] {153} ; (“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”).

Aneh yah masa sih kalau sukses sabar juga, kalau gagal baru sabar, nah justru disitulah kuncinya.

  • Bersyukur, sikap ini sangat baik kita terapkan baik dalam keadaan apapun , karena dengan banyak bersyukur, maka kita akan menyadari siapa diri kita ini sebenarnya. QS. Luqman [31] { 12}(“….Bersyukurlah kepada Allah. dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji“).

Aneh yah masa sih kalau gagal bersyukur juga, kalau sukses baru bersyukur, nah justru disitulah kuncinya.

  • Tawakkal, hendaknya kita dapat bertambah tawakkal baik dalam keadaan gagal dan sukses, tidak membedakannya. Jangan diwaktu gagal nilai tawakkalnya bertambah dan jangan diwaktu sukses nilai tawakkalnya berkurang. Diupayakan dalam keadaan kondisi yang sama. QS.Ali-Imran [3] {160}: (“Jika Allah menolong kamu, Maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (Tidak memberi pertolongan), Maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal”). QS. Ath-Thalaaaq [65] {3} : (“… barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah Telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”).
  • Istiqamah, kita hendaknya selalu teguh pendirian dalam menjalani kehidupan ini baik dalam keadaan gagal dan sukses. Dimana waktu gagal jangan patah semangat dan diwaktu sukses jangan terlena. QS. Al-Ahqaaf [46] {13} (“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, Kemudian mereka tetap istiqamah. Maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita”).
  • Silaturrahmi, hal ini merupakan kekuatan kita dalam menjalani kehidupan ini, karena di dunia ini tidak ada yang bisa hidup sendiri. Silaturrahmi hendaknnya selalu dijaga baik dalam gagal dan sukses, baik sewaktu sedih maupun senang, karena dengan silaturrahmi kita dapat berkembang. QS. An Nisaa’ [4] {1} : (“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang Telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”).

Demikianlah sikap dan kiat yang harus kita miliki setiap muslim, agar kita berhasil dalam menjalani kehidupan dunia untuk menggapai tujuan akhir dari perjalanan kita yaitu akhirat, mudah-mudahan artikel sederhana ada mamfaatnya bagi kita semua.

Sumber Inspirasi : Al-Qur’an dan silaturrahmi ke sahabat di Karawang, pada tanggal 3 Mei 2006.

(R. Hasan Basri)

Komentar»

1. sutra - Senin, 7 April 2008

saya pertama berkunjung ke web anda http://sutrawidanta.blogspot.com